Tips Memilih Partner Bisnis Yang Tepat

Tips Memilih Partner Bisnis Yang Tepat

Bisnis merupakan langkah awal dari sebuah kesuksesan. Bisnis akan menjadi besar jika seseorang memiliki tim atau rekan kerja. Tidak ada manusia yang sanggup menghandle bisnis besar seorang diri karena superman hanyalah mitos. Cari rekan bisnis itu adalah langkah yang baik untuk mendapatkan kesuksesan lebih cepat daripada seorang diri. Tapi terkadang pengusaha pemula sering kali salah memilih partner bisnis yang tepat untuk diajak kerja sama. Perlunya perhatian khusus dalam hal ini agar bisnis dapat berjalan dengan lancar. Seseorang yang menikmati kesuksesan dimasa hidupnya akan lebih menyenangkan. Tentu saja awalnya sakit - sakit kemudian bersenang - senang. Seperti konsep sebuah bisnis yang awalnya sakit - sakit kemudian berakhir senang - senang.
Tips Memilih Partner Bisnis Yang Tepat

Cara memilih partner bisnis yang tepat tentu menjadi hal yang harus diperhatikan oleh semua pengusaha pemula. Pengusaha yang merintis di awal karir tentu masih sering kali dilema tentang masalah rekan bisnisnya. Beberapa ada yang maju seorang diri untuk menghandle semua bisnisnya dan ini merupakan cara yang salah dalam membangun bisnis.

Berhati - hatilah dalam memilih partner bisnis, karena kalau bisnis yang anda jalankan lancar anda akan bekerja bersama partnermu dalam waktu yang sangat panjang. Jangan memilih partnet bisnis seperti memilih teman.

Berikut ini adalah tips untuk memilih partner bisnis yang tepat dan perlu anda ketahui.

  1. Jangan memilih partner hanya karena anda bersahabat dengan orang tersebut dan dia adalah sahabat yang baik.
  2. Pilih partner bisnis yang memiliki keahlian atau keunggulan yang berbeda dengan keahlian yang anda miliki.
  3. Pilih partner yang memiliki visi yang sama dengan visi yang anda miliki.
  4. Jangan menjadikan seseorang pertnermu hanya karena anda membutuhkan uang yang dia miliki. Jadikan saja dia investor.
  5. Pilih partner yang memberikan kesan kalau dia seperti agen 007 yang selalu sigap bertindak dan menolong.
  6. Pilih partner yang mau berkomitmen menyediakan waktu untuk mengerjakan bisnis yang akan kalian rintis.
  7. Percayalah pada instingmu, kalau instingmu mengatakan tidak, hampir pasti dia memang bukan calon partnermu.

Baca juga:

Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar